Advertisement

Main Ad

Itinerary Backpacker Keliling Eropa Barat dan Eropa Timur 11 Negara 22 Hari

Jalan jalan ke Eropa backpackeran sendirian? Bisa banget guys! Kali ini saya mau berbagi pengalaman pada saat keliling Eropa dan UK selama 20 hari di 11 Negara. Itinerary liburan di Eropa dari A sampai Z ala backpacker yang bikin kantong ngga jebol. Semoga bisa menjadi referensi untuk mengunjungi tempat wisata di Eropa Barat dan Eropa Timur.


HARI 01: Jakarta - X/Muscat - London
Hari ini saya berangkat dari jakarta menggunakan pesawat Oman Air dengan rute Jakarta - London Heathrow dan transit di Muscat Oman. Transit di Oman cukup lama karena harus menunggu sekitar 6 jam sebelum melanjutkan perjalanan ke London. Tapi jangan khawatir, bandara ini tersedia WiFi gratis yang bisa kamu gunakan sambil menunggu penerbangan selanjutnya. Caranya cukup cari loket WiFi yang tersedia di beberapa titik lalu scan passport kita di mesin tersebut, nanti akan muncul password WiFi yang bisa kita gunakan untuk internetan. Tak terasa menunggu akhirnya saya melanjutkan penerbangan ke London yang akan tiba pada esok hari. 

HARI 02: London
Saya sampai di Bandara London Heathrow di terminal 4 pada pagi hari. Saya langsung menuju ke hostel di daerah Paddington menggunakan London Underground atau kereta sejenis MRT. Saya menginap di the Pride of Paddington. Saya ke hotel hanya untuk menitipkan koper karena belum bisa check in. Selanjutnya saya mencari tempat makan untuk brunch, apa yang terjadi? Saya memilih makan KFC! Ya ampun udah jauh-jauh ke London malah makan KFC. Tapi saya pengen tau aja rasanya sama atau berbeda. Rasa KFCnya berbeda dengan yang di Indonesia tapi B aja. Sesuai selera ya.

Rute perjalanan pertama menuju ke tempat tinggalnya Ratu Inggris di Buckingham Palace. Kita bisa foto-foto dengan latar gedung bangunannya dan alun-alun yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai dunia. Selanjutnya menuju ke Westminster Bridge yang lokasinya strategis untuk berfoto dengan ikon Kota London yaitu Menara Jam Big Ben. Lokasi ini kita bisa melihat London Eye dan Palace of Westminster. Selanjutnya saya menuju ke tempat berikutnya berfoto dengan Tower Bridge dari lokasi Tower of London. Saya tidak masuk ke tempat ini, maklum backpackeran cari yang gratisan. Sebelum kembali ke hostel saya makan malam di Le Gourmet yang berjarak tidak sampai 100 meter dari hostel. 

HARI 03: London - Paris
Pagi hari saya sarapan di hotel dan bersantai sejenak sambil berbenah untuk mempersiapkan perjalanan berikutnya ke Paris. Sudah siap semua akhirnya saya check out jam 11 dan menuju ke restoran Chicken Cottage untuk makan siang lalu dilanjutkan mengunjungi Masjid Salahhuddin. Setelah selesai saya menggunakan kereta menuju ke Stasiun St Pancras International. Saya akan naik Kereta Eurostar dengan rute London ke Paris Gare du Nord. Berhubung kereta yang akan saya gunakan adalah kereta antarnegara, nantinya akan ada pengecekan bagasi dan imigrasi seperti di bandara. Prosesnya cepat karena saya sudah memiliki tiket yang saya beli secara online. Waktu tempuh London - Paris sekitar 2,5 jam. Setelah tiba di Paris Gare du Nord saya menuju ke hostel dengan berjalan kaki. Saya menginap di Generator Paris. 

HARI 04: Paris
Kota Paris menjadi kota terlama yang saya tempati karena kota ini tempat yang hits. Saat saya kecil yang ada dalam pikiran saya tentang Eropa adalah Menara Eiffel. Alasan kedua karena saya harus punya waktu istirahat yang cukup. Saya sadar bahwa ini adalah perjalanan terpanjang yang pernah saya lakukan dan backpackeran. Butuh tenaga lebih supaya saya mampu menyelesaikan trip ke eropa sampai akhir. Jadi, saya setting hari ini adalah hari untuk staycation di hostel dan tidak begitu banyak aktifitas. Saya keluar hostel hanya untuk makan di restoran Tacos Doré yang berdekatan dengan Grande Mosquée de Paris. Saat perjalanan pulang saya mampir ke supermarket untuk membeli roti yang isinya banyak, besarnya seukuran roti sobek Sariroti. Lumayan bisa saya gunakan untuk makan malam dan sarapan. 

HARI 06: Paris
Hari ini saya jalan jalan di Paris dengan cuaca yang cerah. Pertama mengunjungi Sacré Cœur sebuah gereja cantik yang berada di atas bukit. Kita bisa melihat pemandangan kota paris dari atas, bisa melihat Menara Eiffel juga kalau naik ke kubahnya tapi bayar €7 gaes dan naik 300 anak tangga. Selanjutnya saya mengunjungi Menara Eiffel dan berfoto ala-ala dari sisi Trocadero, menurut saya view terbaik ada di sini. Setelah dapat foto bagus Saya mengunjungi lagi Masjid Paris dan makan di restoran yang sama di restoran Tacos Doré. Alasan saya makan di restoran ini karena selain halal, harga makanan cukup murah. Saya makan sekitar jam 3 sore dengan porsi besarnya jadi tidak perlu makan malam lagi.

Selanjutnya saya menuju ke Museum Louvre, awalnya saya hanya mau foto dengan piramida kaca yang mirip di Summarecon Bekasi tapi saya lihat antrian masuk ke museum kosong. Iseng-iseng mencet mesin tiket dan akhirnya beli tiket masuknya seharga €15. Yasudahlah saya pikir kapan lagi bisa masuk dan melihat lukisan Mona Lisa. Setelah keluar dari museum saya berjalan kaki lurus menuju ke Arc de Triomphe. Jaraknya sekitar 3,5 km tapi jangan khawatir, selama perjalanan ke sana kita berhenti-henti untuk berfoto dan menikmati atmosfirnya. Kita akan melewati Tuileries Garden, Place de la Concorde, Petit Palais, dan Champs-Élysées. Saya naik ke atas Arc de Triomphe untuk melihat sunset dengan pemandangan Kota Paris dan Menara Eiffel. Setelah gelap saya kembali ke Menara Eiffel untuk melihat keindahan lampu-lampu yang menghiasi Menara Eiffel di malam hari dari dekat. Setelah itu kembali ke hostel dan packing.

HARI 07: Paris - Brussels - Amsterdam
Pagi hari saya check out hostel menuju ke terminal bus Paris Gare Routière Galliéni untuk naik bus Eurolines menuju ke Brussels dengan waktu tempuh 4 jam. Tiba di Brussels jam 11.30 dan langsung menuju ke Grand Mosque of Brussels untuk sholat jumat karena kebetulan hari ini hari jumat. Setelah selesai, saya menuju ke Grand Place untuk menikmati salah satu alun-alun tercantik di Eropa. Saya foto-foto sebentar lalu jalan kaki sedikit menuju ke Patung Manneken Piss. Luar biasa ya, patung kecil yang berada di persimpangan jalan mampu membuat jutaan wisatawan dari berbagai negara penasaran dan mengunjunginya. Jangan lupa merasakan kuliner khas Belgia yaitu belgian waffle yang lezat dan harumnya semerbak di area ini. Harganya berkisar €2 - €6 tergantung topping. Belgian waffle ini merupakan menu makan siang saya. Setelah kenyang, saya menuju ke Terminal Bruxelles, Gare du Nord untuk melanjutkan perjalanan ke Amsterdam. Sebenarnya saya ingin ke Atomium tapi dengan waktu yang tersisa hanya 2 jam saya memutuskan langsung ke terminal. Pukul 18.00 saya melanjutkan perjalanan dengan Flixbus ke Amsterdam Sloterdijk lalu menginap di Amsterdam Hostel Centre.

HARI 08: Giethoorn
Hari pertama di Belanda saya bertemu dengan teman untuk mengunjungi Desa Giethoorn. Sebuah desa asri yang disebut juga sebagai Little Venice karena beberapa rumah dipisah dengan kanal. Setelah dari sana kembali ke Amsterdam dan mampir di sebuah masjid kecil yang bernama Moskee El Moutaquine. Ketika saya ke sana tepat sekali pada saat waktu ashar sehingga pengurus masjid baru datang dan membuka masjid. Setelah selesai kita menyeberang dengan kapal ke Amsterdam Central dan jalan-jalan santai di Kalversraat. Lokasi ini banyak sekali toko dari berbagai brand lokal maupun internasional. Kita hanya lihat-lihat saja. Kita hanya beli  kentang goreng di Vlaams Friteshuis Vleminckx. Kentangnya besar, renyah di luar lembut di dalam dan ada pilihan berbagai saus termasuk saos sate madura. Parah sih bisa seenak itu. Setelah selesai kami berpisah dan saya kembali ke Hostel.

HARI 09: Zaanse Schans
Pagi hari saya berjalan kaki menuju ke Amsterdam Central melewati Dam Square. Foto-foto sebentar karena tempat ini merupakan tempat yang paling rama dikunjungi di Amsterdam. Di sini kita bisa melihat National Monument, Madame Tussauds, Royal Palace of Amsterdam dan lainnya. Menuju ke Zaanse Schans menggunakan bus. Naik kereta juga bisa dengan harga yang lebih murah. Bedanya klo naik bus kita berhenti tepat di depan Zaanse Schans. Hal yang bisa lihat di sini tentunya melihat kincir angin atau windmill yang masih tradisional dengan berbagai kegunaannya. Jangan lupa mampir di cheese factory. Ada berbagai keju dari susu kambing, domba dan sapi dengan berbagai macam rasa terkecuali rasa yang tak pernah ada. Saya juga berkunjung ke masjid terdekat di Moskee Sounnat Zaandijk. Saya tiba sekitar 20 menit sebelum ashar tapi masih tutup. Ternyata di Belanda klo masjid kecil hanya buka ketika sedang waktu sholat aja. Berbeda dengan masjid yang besar yang selalu buka. Setelah kembali ke Amsterdam dari Zaanse Schans, saya makan malam di Wok to Go. Menu asian dan merlabel halal. Setelah kenyang saya kembali ke hostel. Sebenarnya masih bisa keliling lagi tapi pengen rebahan. Prinsipnya harus enjoy the trip.

HARI 10: Volendam
Hari ini adalah hari terakhir di Belanda. Bangun pagi santai-santai, packing lalu check out. Jalan kaki menuju ke Amsterdam Central dan mampir di restoran Halal Food untuk makan siang. Setelah kenyang melanjutkan perjalanan ke Volendam dari Amsterdam Central. Volendam merupakan kampung nelayan yang tentunya kita bisa mencoba makan seafood di sini. Kita juga bisa berfoto dengan baju tradisional Belanda. Setelah keliling Volendam saya kembali ke Amsterdam dan mengunjungi masjid terakhir di Amsterdam yaitu Fatih Camii Amsterdam. Sebuah masjid besar yang ada di Amsterdam. Dari masjid ini saya menuju ke Amsterdam Sloterdijk untuk naik bus ke Berlin. Saya menggunakan bus Blablabus dengan jarak tempuh 9 jam perjalanan akan tiba di Berlin pada esok hari. Lumayan bermalam di bus bisa hemat hostel.




Bersambung...

Posting Komentar

6 Komentar

  1. Kak mana sambungannya kak? Seru banget aku baca blog KK 😃😃😃😃 Membantu banget buat yg mau tour Eropa low budget 😁😁😁 kalau bisa nanti dibikin Tips n trik kayak tips transportasi dll ya 😃😃😃😃😃😃 CAN'T WAITING FOE NEXT CHAPTER !!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf baru balas, akhirnya untuk part2nya udah ada. Semoga membantu dan bermanfaat yaa...

      Hapus
  2. Kerennnn...seru banget baca blog nya jadi pingin bisa ke eropa backpacker an,saya sudah kll eropa barat by tour wisata...

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih yaaa.... semoga bisa solo backpackeran juga nantinya

      Hapus
  3. Slmt siang mas Danang... Mohon saran, saya berencana backpacking ke timur tengah dan Eropa plus Turki. Kira2 rute yg tepat dan murah, saya mulai dari mana mas Danang? Mohon share pengalamannya... TLP/WA: +6285245757447
    Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mas Irham. bisa di infokan negara yg dikunjungi dan berapa hari? saya akan bantu yang saya bisa...

      Hapus